KomdigiMedia.com, Cimahi – Guna menjamin keamanan pemudik pada puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Cimahi membentuk pos khusus Penegakan Hukum (Gakkum) di Rest Area KM 125 Ruas Tol Purbaleunyi, Kota Cimahi. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif terhadap potensi tindak kejahatan di titik lelah pemudik.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra, menjelaskan bahwa tim khusus ini terdiri dari 20 personel gabungan Satreskrim dan Satresnarkoba. Mereka bertugas melakukan penyisiran menyeluruh di area tempat istirahat tersebut.

“Selain Pos Pelayanan, kami membentuk satu pos khusus, yakni Pos Gakkum, untuk mengantisipasi tindak kejahatan terutama di rest area ini,” ujar AKBP Niko, Selasa (24/3).

Strategi pengamanan dilakukan melalui dua metode utama: patroli mobile dan patroli dialogis. Petugas secara aktif mengingatkan pemudik agar tetap waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan saat beristirahat.

Perhatian khusus diberikan pada bagian belakang Rest Area KM 125. Di lokasi tersebut terdapat akses pintu kecil yang kerap dilalui masyarakat umum atau calon penumpang bus, sehingga dianggap rawan menjadi celah masuknya pelaku kejahatan.

“Kami menempatkan Pos Gakkum di bagian belakang untuk mempersempit gerak-gerik orang mencurigakan yang mencoba masuk melalui akses masyarakat,” tegas Niko, (26/3).

Hingga H+4 Lebaran, kondisi di Rest Area KM 125 mulai mengalami peningkatan volume kendaraan dari pemudik maupun wisatawan. Meski kepadatan mulai terasa, pihak kepolisian memastikan situasi keamanan tetap kondusif.

KBO Satresnarkoba Polres Cimahi, Iptu Nuradi, menambahkan bahwa patroli rutin yang dilakukan sejauh ini tidak menemukan adanya indikasi tindak kriminal. “Sejauh ini masih aman, tidak ada laporan atau indikasi kriminalitas dari masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga :  Cegah Kriminalitas di Pusat Perbelanjaan, Sat Samapta Polres Kutim Sambangi Pertokoan

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, polisi juga telah menyiapkan skema buka-tutup jalur secara selektif jika terjadi penumpukan kendaraan yang ekstrem di area kantong parkir. (Amel)