KomdigiMedia.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, pada Jumat (13/3/2026). Pasca penangkapan tersebut, publik menyoroti harta kekayaan sang bupati yang mencapai Rp12.039.790.782 berdasarkan data resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Berdasarkan penelusuran Sabtu (14/3/2026), Syamsul terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 19 Januari 2026. Komponen terbesar dari asetnya adalah tanah dan bangunan senilai Rp8,15 miliar yang berlokasi di wilayah Cilacap, Jawa Tengah.
Selain properti, Bupati Syamsul juga memiliki aset transportasi senilai Rp1,4 miliar. Koleksi kendaraannya meliputi sebuah Toyota Mini Bus tahun 2021 senilai Rp900 juta yang berstatus hibah tanpa akta, serta satu unit Toyota SUV tahun 2024 senilai Rp500 juta dari hasil sendiri.
Rincian harta lainnya yang dilaporkan mencakup:
- Harta bergerak lainnya: Rp360.000.000
- Kas dan setara kas: Rp1.295.400.782
- Harta lainnya: Rp1.050.000.000
Meskipun memiliki aset miliaran, Syamsul tercatat masih mempunyai utang sebesar Rp215.610.000.
Hingga dini hari tadi, KPK dilaporkan telah membawa Bupati Cilacap beserta 12 pejabat lainnya ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Secara keseluruhan, operasi senyap di Cilacap ini berhasil mengamankan total 27 orang. (Amel)


Leave a Reply