KomdigiMedia.com, Aceh Tamiang – Sebanyak 1.200 warga Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, kini dapat bernapas lega. Berkat kolaborasi antara ParagonCorp dan Institut Teknologi Bandung (ITB), teknologi filter air berkapasitas besar telah resmi dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sehari-hari, Kamis (12/03/2026).

Teknologi filtrasi ini dipasang di tepi Sungai Tamiang, yang selama ini menjadi sumber air utama namun sering terkendala kondisi air yang keruh. Melalui dua tahap penyaringan, sistem ini mampu mengubah air sungai menjadi jernih dan layak konsumsi dengan kapasitas produksi mencapai 7.000 liter per jam.

“Kolaborasi ini mencerminkan semangat ParagoNation dalam menghadirkan solusi akses air bersih yang lebih aman bagi masyarakat,” ujar Astri Wahyuni, Director of Corporate Affairs ParagonCorp dalam siaran persnya.

Air hasil penyaringan dialirkan langsung ke rumah-rumah warga dan ditampung dalam toren besar. Memasuki bulan Ramadan, fasilitas ini menjadi primadona bagi warga. Masyarakat tampak antusias mengantre membawa galon kosong untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa.

Dampak nyata teknologi ini dirasakan langsung oleh kesehatan warga. Salah satu kisah mengharukan datang dari seorang bayi setempat yang sembuh dari diare kronis setelah keluarganya mulai mengonsumsi air dari sistem filter tersebut. Sebelumnya, kondisi sang bayi tak kunjung membaik meski telah diobati selama satu bulan.

Selain teknologi filter, ParagonCorp juga membangun belasan titik sumur bor di wilayah Aceh Tamiang yang terdampak bencana. Langkah ini bertujuan untuk memastikan stabilitas pasokan air bersih secara berkelanjutan.

Direktur Humas ITB, Laila Arif, menyatakan bahwa sinergi ini adalah wujud nyata pengabdian kampus kepada masyarakat. “Kami berharap ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di kampus dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya akses air bersih,” ungkapnya, (13/3).

Baca juga :  Misi Muhammad Apri Yansyah: Jembatani Teknologi STEM China untuk Industri Indonesia

Dengan adanya kolaborasi antara dunia industri dan akademisi ini, diharapkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Sukajadi dapat terus meningkat melalui ketersediaan air bersih yang stabil. (Amel)