KomdigiMedia.com, Jambi – Wali Kota Jambi, Maulana, secara resmi membuka ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD dan SMP se-Kota Jambi. Dalam momen tersebut, Maulana melontarkan pesan menohok terkait penggunaan media sosial pada anak.
Maulana menegaskan bahwa pola hidup anak di era digital perlu dievaluasi. Menurutnya, energi besar yang dimiliki pelajar seharusnya disalurkan ke aktivitas fisik, bukan habis terbuang di depan layar gawai.
”Kita ingin menggeser paradigma. Anak-anak di bawah 16 tahun tidak boleh lagi menggunakan media sosial berjam-jam. Energi mereka harus kita alihkan ke aktivitas fisik, olahraga, seni, dan budaya,” tegas Maulana saat membuka acara di lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Rabu (6/5/2026).
Maulana menilai, penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat menghambat perkembangan mental dan karakter. Oleh karena itu, ia meminta setiap sekolah menghadirkan kebijakan yang memberi ruang bagi siswa untuk bergerak aktif setiap hari.
”Setiap sekolah harus menghadirkan momen setiap hari agar energi anak-anak dapat disalurkan. Mereka harus diajak aktif bergerak agar fisiknya kuat, mentalnya sehat, dan karakternya terbentuk dengan baik,” tambahnya.
Pantauan di lokasi, ribuan siswa tampak antusias mengikuti defile kontingen dan pertunjukan seni meskipun cuaca cukup terik. Hal ini pun mendapat apresiasi khusus dari Wali Kota. Ia menyebut ketangguhan fisik siswa Jambi adalah modal utama menjadi calon pemimpin.
”Walaupun panas, tidak ada yang pingsan atau mengeluh. Ini kebanggaan bagi kita semua. Syarat menjadi pemimpin masa depan adalah sehat secara fisik dan mental,” tutur Maulana dengan nada bangga.
Selain kompetisi olahraga, ajang FLS3N juga mempertandingkan berbagai cabang seni mulai dari menyanyi hingga menulis cerita. Melalui kegiatan ini, Pemkot Jambi berharap muncul bibit-bibit atlet dan seniman yang mampu mengharumkan nama Jambi di level internasional.
”Inilah pesan moral dari kegiatan ini. Kita ingin anak-anak tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter dan berakhlak baik,” pungkasnya. (Amel)


Leave a Reply