KomdigiMedia.com, Jambi – Pemerintah terus mempercepat proyek pembangunan fisik Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kelurahan Bagan Pete, Kota Jambi. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memastikan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai 70,33 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Juni 2026.
Kepastian ini disampaikan Gus Ipul saat meninjau langsung lokasi proyek bersama Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. dan Gubernur Jambi Al Haris.
Kota, Kementerian PU, dan jajaran lainnya, pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Jambi berjalan sesuai rencana. Kita optimistis target akhir Juni bisa tercapai,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/6/2026).
Sekolah Rakyat permanen Jambi ini dibangun di atas lahan seluas 5,56 hektare dan dirancang khusus sebagai kawasan pendidikan terpadu berbasis asrama (boarding school). Proyek strategis nasional ini telah dimulai sejak 4 Desember 2025 dengan target penyelesaian jatuh pada 20 Juni 2026.
Kompleks ini nantinya akan mengintegrasikan jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Untuk menjamin mutu pembelajaran dan pembentukan karakter siswa, sejumlah infrastruktur modern sedang dikebut, meliputi:
- Ruang kelas, ruang guru, laboratorium, dan perpustakaan.
- Kompleks asrama khusus untuk siswa dan tenaga pendidik.
- Sarana olahraga dan fasilitas penunjang kegiatan ekstrakurikuler.
Mensos menegaskan bahwa seluruh tahapan percepatan ini terus dikawal ketat lintas sektor bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna menjaga kualitas konstruksi bangunan. Langkah cepat ini krusial karena berkaitan langsung dengan persiapan penerimaan siswa baru dan dimulainya tahun ajaran baru.
Sejalan dengan pembangunan fisik, proses rekrutmen peserta didik baru juga telah berjalan. Pada tahap awal operasional tahun ini, Sekolah Rakyat Jambi akan menerima sekitar 300 siswa (masing-masing 100 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA). Dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, kapasitas sekolah diproyeksikan terus meningkat hingga mampu menampung 1.000 siswa.
Untuk operasional sekolah, pemerintah juga tengah mempercepat rekrutmen ribuan guru, wali asuh, dan wali asrama secara nasional. Guna menjamin ketepatan sasaran, pemerintah menerapkan pendekatan berbasis data terintegrasi yang dihimpun secara berjenjang dari tingkat RT/RW hingga kelurahan.
”Data yang kita gunakan harus benar-benar akurat, sehingga program ini tepat sasaran dan benar-benar menjangkau anak-anak dari keluarga yang paling membutuhkan,” tegas Gus Ipul.
Secara nasional, jumlah pendaftar untuk jenjang SMP dan SMA dilaporkan telah melampaui target. Sementara untuk jenjang SD, pemerintah masih memperkuat penjangkauan lapangan agar kuota terisi optimal.
Kompleks Sekolah Rakyat di Kelurahan Bagan Pete ini memiliki lokasi yang strategis dan relatif mudah diakses, yakni hanya berjarak sekitar 40 menit perjalanan darat dari Bandara Sultan Thaha Jambi. Program strategis yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan menjadi pilar utama dalam memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan sekaligus mendorong pemerataan kualitas SDM di Indonesia.
Wali Kota Jambi, Maulana, menambahkan bahwa data dari satuan kerja di lapangan mengonfirmasi percepatan pembangunan ini berjalan tanpa kendala berarti. Pihak pemkot berharap kalender akademik baru bisa langsung menggunakan fasilitas terintegrasi ini. (Amel)


Leave a Reply