KomdigiMedia.com, Jambi – Suasana di Bumi Perkemahan Cadika, Telanaipura, pada Rabu (01/04/2026) tampak berbeda. Ratusan warga memadati lokasi bukan sekadar untuk menghadiri agenda Reses Ketua DPRD Kota Jambi, melainkan untuk berdialog langsung tanpa sekat dengan jajaran eksekutif dan legislatif.

Hadirnya Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, di tengah agenda reses tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah kota dan dewan dalam menjemput aspirasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa reses merupakan “momentum emas” untuk memastikan arah kebijakan anggaran selaras dengan kebutuhan nyata di lapangan. Fokus utama yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut adalah optimalisasi Program Kampung Bahagia.

“Kami ingin memastikan bahwa Program Kampung Bahagia dengan alokasi Rp100 juta per RT benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Maulana di hadapan warga Telanaipura, Danau Teluk, dan Danau Sipin.

Maulana merinci bahwa pada tahun 2026 ini, total terdapat 1.583 RT di Kota Jambi yang akan menerima manfaat program tersebut. Untuk menjaga akuntabilitas dan kontrol kualitas, pelaksanaan dibagi menjadi dua tahap:

  • Tahap I (Januari – Juni): Menyasar 800 RT.
  • Tahap II (Juli – Desember): Merampungkan sisa RT yang terdaftar.

“Esensi program ini adalah rembuk warga. Masyarakat yang menentukan kebutuhan, mereka yang mengerjakan secara gotong royong, dan pemerintah hadir memfasilitasi. Ini adalah model pembangunan bottom-up (dari bawah ke atas),” tambahnya.

Kegiatan reses ini berlangsung cair dan interaktif. Warga terpantau proaktif menyampaikan keluhan mulai dari infrastruktur lingkungan, ketersediaan air bersih, hingga layanan publik.

Kehadiran jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Direktur Utama Perumda Tirta Mayang dalam acara tersebut memberikan rasa optimisme bagi warga. Aspirasi yang masuk tidak hanya dicatat, namun langsung dikoordinasikan dengan dinas teknis terkait untuk ditindaklanjuti.

Baca juga :  Tingkatkan Omzet Lokal: Wali Kota Maulana Jadikan 11 Destinasi Wisata sebagai Mesin Penggerak Ekonomi Jambi

Melalui kolaborasi ini, Program Kampung Bahagia diharapkan bukan sekadar bantuan finansial, melainkan menjadi pemicu gerakan gotong royong untuk membangun Kota Jambi yang dimulai dari lingkungan terkecil. (Amel)