KomdigiMedia.com, Jambi – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menilai Provinsi Jambi sukses menunjukkan contoh positif dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif melalui sinergi antarpemimpin daerah. Kekompakan yang kuat antara kepala daerah, wakil kepala daerah, hingga unsur legislatif dinilai menjadi fondasi krusial bagi akselerasi program pembangunan masyarakat.

​Pernyataan tersebut disampaikan Bima kepada awak media setelah menghadiri jamuan makan malam di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin (1/6/2026). Ia memandang, hubungan harmonis silang sektoral antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan DPRD merupakan kekuatan strategis yang wajib dipertahankan.

​“Soliditas kepemimpinan di Jambi terlihat sangat baik. Kolaborasi yang terbangun antara gubernur, wali kota, wakil wali kota, hingga DPRD menjadi contoh yang positif dalam menciptakan pemerintahan yang berjalan efektif dan produktif,” ungkap Bima Arya.

​Tidak hanya menyoroti keharmonisan birokrasi, mantan Wali Kota Bogor ini juga melayangkan apresiasi atas berbagai inovasi yang dilahirkan oleh pemerintah daerah (Pemda) di Jambi. Berbagai terobosan tersebut dinilai mencerminkan keseriusan penuh dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

​Salah satu program lokal yang secara khusus mencuri perhatian pemerintah pusat adalah Kampung Bahagia yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Jambi. Program ini dianggap sebagai wujud nyata pendekatan pembangunan yang berorientasi langsung pada kebutuhan riil warga sekaligus pengawal program prioritas daerah.

​Meski memberikan pujian, Bima Arya mengingatkan agar inovasi daerah tidak sekadar menjadi ajang kreativitas kuantitas kegiatan. Ia menegaskan, indikator keberhasilan sebuah program kerja pada akhirnya harus diuji melalui dampak konkret pada angka-angka statistik pembangunan.

​Menurutnya, Kemendagri mendorong agar inovasi yang dijalankan oleh Pemda di Jambi mampu memberikan hasil yang terukur pada tiga aspek utama:

  • ​Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
  • ​Penurunan angka kemiskinan secara signifikan
  • ​Pertumbuhan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat
Baca juga :  Wawako Jambi: Majelis Taklim Harus Jadi Wadah Pembinaan Moral dan Spiritual Warga

​“Yang paling penting adalah bagaimana inovasi tersebut mampu menghasilkan capaian nyata. Jika hasilnya nyata, maka program ini bisa menjadi model ideal untuk direplikasi oleh daerah-daerah lain di Indonesia,” jelasnya tegas.

​Menutup keterangannya, Bima optimistis bahwa dengan kombinasi kepemimpinan yang solid serta iklim inovasi yang berkelanjutan, Jambi mampu memantapkan posisinya sebagai wilayah percontohan nasional. Ia berharap kebersamaan ini terus dipelihara agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas. (Amel)