KomdigiMedia.com, Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar terus menggencarkan percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber melalui sosialisasi pengangkutan berbasis teknologi. Dalam upaya ini, kepala lingkungan (kaling) dan kepala dusun (kadus) ditetapkan sebagai ujung tombak edukasi masyarakat di tingkat akar rumput.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menegaskan pentingnya peran perangkat kewilayahan tersebut dalam rapat koordinasi (rakor) lanjutan yang digelar di Gedung Sewaka Dharma, Jumat (27/3). Rakor ini dihadiri oleh jajaran OPD, perwakilan instansi terkait, serta kaling dan kadus dari Kecamatan Denpasar Selatan dan Denpasar Barat.

“Pengelolaan sampah berbasis sumber sangat membutuhkan dukungan kaling dan kadus, baik untuk sosialisasi maupun distribusi sarana seperti bag komposter,” ujar Jaya Negara, (28/3).

Sebagai langkah strategis, Pemkot Denpasar memperkenalkan sistem pelaporan permasalahan sampah terpadu melalui aplikasi ‘Lapor Sampah’ yang dapat diakses di situs dps.denpasarkota.go.id. Melalui aplikasi berbasis peta ini, masyarakat dapat secara transparan melihat lokasi bank sampah atau TPS3R terdekat, serta melaporkan titik penumpukan sampah liar secara langsung untuk segera ditindaklanjuti petugas.

Selain itu, Wali Kota mengingatkan bahwa per 1 April mendatang, pembuangan sampah organik ke TPA Suwung akan resmi ditutup. Untuk mengantisipasi hal tersebut, warga yang memiliki sampah upakara (seperti upacara Ngaben atau Nganten) diarahkan untuk menghubungi Dinas LHK Denpasar melalui nomor khusus (0361) 413930.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, turut mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menanggulangi permasalahan sampah di wilayah masing-masing.

“Kami berharap melalui sinergi antara pemerintah dan perangkat wilayah, pengelolaan sampah berbasis sumber dapat berjalan optimal serta mampu mengurangi timbulan sampah secara signifikan di Kota Denpasar,” pungkasnya. (Amel)

Baca juga :  Revolusi AI 2026: OpenAI Siapkan 'Superapp' Terintegrasi ChatGPT, Codex, dan Atlas